Pendampingan Inovasi Pembelajaran IPS Kontekstual Berbasis Deep Learning bagi Guru MGMP IPS Kota Yogyakarta oleh Tim Dosen Pendidikan IPS

Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pendampingan Inovasi Pembelajaran IPS Kontekstual Berbasis Deep Learning bagi Guru MGMP IPS Kota Yogyakarta” pada Rabu (5/8/2026), bertempat di SMP Negeri 5 Yogyakarta. Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Agustina Tri Wijayanti, M.Pd., dengan anggota pengabdi Hanif Nur Rokhim, M.Pd., dan Rusyda Nasyita Rahman, M.Pd. Kegiatan diikuti oleh guru-guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Yogyakarta sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran IPS yang kontekstual, inovatif, dan selaras dengan implementasi pendekatan deep learning di sekolah.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pendampingan mengenai konsep dan implementasi pembelajaran IPS berbasis deep learning melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran. Pendekatan yang dikenalkan menitikberatkan pada pembelajaran yang bermakna dengan mengaitkan materi IPS terhadap berbagai fenomena sosial di lingkungan sekitar peserta didik. Selain itu, guru didampingi untuk merancang aktivitas pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, kreatif, reflektif, serta keterampilan pemecahan masalah sesuai dengan karakteristik pembelajaran abad ke-21. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi, berbagi pengalaman, serta penyusunan rancangan pembelajaran yang dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing.

Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dengan MGMP IPS Kota Yogyakarta dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di jenjang SMP.

Pendampingan ini menjadi salah satu wujud komitmen perguruan tinggi dalam mendampingi guru untuk terus berinovasi, mengembangkan praktik pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik, serta menciptakan proses pembelajaran IPS yang lebih bermakna, kontekstual, dan mampu membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir mendalam serta kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial di masyarakat.