FISIP UNY Terima Kunjungan BNNP DIY dalam Rangka Audiensi Kerja Sama

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta (FISIP UNY) menerima kunjungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (BNNP DIY) pada Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 12.30 WIB bertempat di Ruang Ki Hajar Dewantara FISIP UNY.

Kunjungan tersebut merupakan agenda audiensi dalam rangka penjajakan dan penguatan kerja sama antara FISIP UNY dengan BNNP DIY, khususnya dalam bidang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan akademik serta pengembangan media edukasi dan sosialisasi kepada mahasiswa.

Dalam audiensi ini, BNNP DIY diwakili oleh empat orang perwakilan diantaranya Herlina Rahmawati, S.I.P., selaku Ketua Tim Kerja Sama, Hindun Kurnia, S.K.M., M.P.H., Sri Wahyuni, S.Sos., dan Dwi Fitriya. Sementara itu, dari pihak FISIP UNY audiensi dihadiri oleh jajaran Wakil Dekan RKSIU, Sekdep AP, Sekdep P. Sejarah, serta tim UUIK. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang hangat dan konstruktif, dengan pembahasan berbagai potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan.

Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha (RKSIU) FISIP UNY, Dr. Awanis Akalili, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran jajaran BNNP DIY di FISIP UNY. Ia berharap audiensi yang dilaksanakan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi dan membangun kolaborasi yang baik serta berkelanjutan antara FISIP UNY dan BNNP DIY, khususnya dalam mendukung program-program edukasi, pencegahan, dan pemberdayaan masyarakat.

Herlina Rahmawati, S.I.P., juga menyampaikan bahwa permasalahan narkoba merupakan persoalan serius yang memerlukan perhatian dan penanganan bersama. Ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung upaya pencegahan melalui bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Menurutnya, potensi kerja sama tersebut dapat mulai dibicarakan sejak dini, termasuk dalam penyusunan modul pembelajaran yang relevan. Selain itu, keterlibatan praktisi sebagai pengajar dalam kegiatan pendidikan, penelitian, maupun PKM dinilai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat implementasi hasil akademik di lapangan.

Hindun Kurnia, S.K.M., M.P.H., juga menambahkan bahwa kerja sama dapat dikembangkan melalui penyediaan media pembelajaran yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia menyinggung potensi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, Hindun berharap kegiatan KKN ke depan dapat mengangkat tema pencegahan narkoba sehingga mahasiswa dapat terlibat langsung dalam upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat secara lebih luas.

Melalui kegiatan ini, FISIP UNY menyampaikan komitmennya untuk mendukung upaya BNNP DIY dalam menciptakan lingkungan kampus yang bersih dari narkoba serta mendorong peran aktif civitas akademika dalam program-program pencegahan. Audiensi diharapkan menjadi langkah awal yang strategis bagi terwujudnya kerja sama berkelanjutan antara kedua institusi.