Tingkatkan Kualitas Pelayanan Wisatawan, Tim Pkm Mbangun Desa Berikan Pelatihan Hospitality di Desa Wisata Kebongagung, Kab. Bantul

Tim PkM Mbangun Desa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertema "Edukasi Interaktif, Layanan Proaktif" di Desa Wisata Kebonagung, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memberikan pelayanan wisata yang ramah, profesional, dan berorientasi pada kepuasan wisatawan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim PkM Mbangun Desa yang terdiri dari Ajie Wicaksono, M.M., Dr. Muhamad Nur Rokhman, M.Pd., Dr. Hiryanto, M.Si., dan Aisha Aistrecia, M.Sc. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengelola Desa Wisata Kebonagung, yang ditandai dengan tingkat kehadiran yang melebihi ekpektasi dari Tim PkM.

Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan Tim PkM Mbangun Desa UNY yaitu Dr. Hiryanto, M.Si., yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Desa Wisata Kebonagung, Yulianto, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan bagi masyarakat desa.

Pada sesi pertama, peserta memperoleh materi mengenai penerapan hospitality yang disampaikan oleh seorang praktisi pariwisata yaitu Anton Triyantoro, S.Par., M.M.Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa hospitality merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkesan. Keramahan, kesopanan, kemampuan berkomunikasi, serta kesiapan dalam melayani wisatawan menjadi aspek yang perlu dimiliki oleh setiap pelaku pariwisata.

Selain penyampaian materi, peserta juga diajak berdiskusi mengenai berbagai kondisi yang dihadapi dalam pengelolaan desa wisata Kebonagung. Berbagai pertanyaan dan pengalaman yang disampaikan peserta menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.

Pada sesi kedua, materi disampaikan oleh Ajie Wicaksono, M.M., terkait dengan penyusunan Guide Book standar pelayanan di Desa Wisata Kebonagung, sekaligus ada pembuatan QR Code. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa penerapan hospitality harus memiliki standar yang jelas sehingga pengalaman yang didapat oleh wisatawan lebih maksimal. Selain itu, terdapat QR Code yang disusun oleh Tim PkM dengan tujuan untuk mengetahui masukan dari para wisatawan untuk pengembangan Desa Wisata Kebonagung kedepannya.

Melalui kegiatan ini, Tim PkM Mbangun Desa UNY berharap masyarakat Desa Wisata Kebonagung dapat menerapkan prinsip-prinsip hospitality dalam aktivitas pelayanan wisatawan sehari-hari. Dengan pelayanan yang semakin baik, diharapkan Desa Wisata Kebonagung mampu meningkatkan daya tarik destinasi, sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar.