Tingkatkan SDM dan Potensi Wisata, FISIP UNY Gelar Pengabdian Masyarakat di Kampung Emas Semanu Gunungkid

Dalam upaya mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sekaligus mengoptimalkan potensi desa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di kawasan Kampung Emas UNY, Semanu, Gunungkidul, pada Sabtu (9/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di kediaman Dukuh Kepuh dan melibatkan berbagai unsur masyarakat serta sivitas akademika FISIP UNY.

Kampung Emas UNY mencakup wilayah Pedukuhan Kepuh dan Pedukuhan Kenteng yang berada di Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu. Program ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam memperkuat potensi lokal, khususnya di bidang pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan dihadiri oleh jajaran pimpinan FISIP UNY, antara lain Dekan, Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan, Umum, dan Sumber Daya (PKUSD), Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha (RKSIU), Tim Pengabdi yang terbagi dalam empat kelompok, serta Tim Unit Urusan Internasional dan Kemitraan (UUIK). Dari pihak masyarakat, hadir Dukuh Kepuh, Dukuh Kenteng, perwakilan pemuda, dan warga setempat yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan dari Dekan FISIP UNY, Dr. Rhoma Dwi Aria Yuliantri. Dalam sambutannya, Dekan menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam membangun kemandirian desa melalui pengembangan potensi lokal.

“Melalui kolaborasi ini, kita saling berbagi ilmu dan pengalaman dengan tujuan meningkatkan kapasitas SDM di Padukuhan Kenteng dan Kepuh. Kami sangat mendukung pengembangan identitas pariwisata di Pacarejo karena potensinya sangat besar. Pariwisata yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga. Harapannya, program dan sinergi yang dibangun hari ini dapat terus berkelanjutan,” ujar Dekan FISIP UNY.

Apresiasi juga disampaikan oleh Dukuh Kepuh, Slamet Triyono, selaku tuan rumah. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan kontribusi FISIP UNY terhadap pengembangan desanya. Menurutnya, berbagai pelatihan yang diberikan diharapkan mampu mendorong Kampung Emas menjadi wilayah yang lebih maju dan mandiri.

Sebagai bentuk penguatan kerja sama, kegiatan turut diisi dengan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara Dekan FISIP UNY dengan Dukuh Keuh dan Dukuh Kenteng di kawasan Kampung Emas.

Pada sesi inti kegiatan, empat kelompok Tim Pengabdi FISIP UNY secara bergantian menyampaikan materi pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Materi yang diberikan meliputi budidaya ikan lele dalam ember sebagai alternatif ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi rumah tangga, strategi penggalian dan penguatan potensi pariwisata lokal, pelatihan promosi digital untuk pemasaran potensi desa dan produk UMKM, serta literasi digital mengenai bahaya judi online dan dampaknya terhadap masyarakat.

Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan, terutama dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai jalannya kegiatan hingga penutupan acara yang diakhiri dengan sesi foto bersama antara jajaran FISIP UNY dan masyarakat Kampung Emas.